Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 31 Januari 2014

Sudahi Semua




Aku hanya ingin kamu menyudahi semuanya
Aku hanya ingin kamu bantu aku menyudahi mimpiku
Menyudahi mimpiku yang hanya kamu
Menyudahi raguku
Menyudahi keraguan pergi dari kamu
Menyudahi sayangku yang hanya milikmu
Dan melupakan cintaku kepadamu
Ajari aku cara melupakanmu
Cara untuk membencimu
Dan menghapusmu dari ingatanku
Karena aku lelah berharap, lelah mengerti, lelah memahami
Dan teramat lelah menunggu tuk menjadi seperti yang aku mau.

Senin, 13 Januari 2014

Aku harap, Aku bisa

Hari demi hari tak sedikitpun aku lupa
Aku tak bisa lupa, tak mungkin lupa
Aku selalu berharap aku kuat. Aku bisa
Kutunjukkan ke semua
Senyumku.. Tawaku..
Agar dimatamu aku terlihat bahagia
Bahagia sepertimu saat ini
Yang terlihat selalu tersenyum bersamanya

Rindu Hujan

yang sedang merindu hujan.
hujan yang memberi kesejukan dan ketenangan.
turun dengan pasrah dari tahta langit yang indah.
hujan yang tak sekalipun menolak membasahi bumi.
memberikan bumi kehidupan dan kebahagiaan.

Tapi, apakah ada yang pernah bertanya kepada hujan?
apakah dia bersedia melakukan semua itu?
apakah hujan bahagia meninggalkan langit tempatnya bertahta?
apa ada yang pernah bertanya perasaan hujan yang sebenarnya ?

Hujan tak pernah terlihat menangis, karena dialah tangis itu sebenarnya.
hujan tak pernah terlihat bersedih, karena tahtanyalah yang bersedih.
hujan tak pernah terlihat marah, karena hanya petirlah yang mampu merasakan amarahnya.

Hujan..
hanya sebatas air yang berdesakan untuk turun ke bumi.
tanpa tahu bahwa ketika dia telah mencapai permukaannya.
Ia akan lenyap.

Dan ketika hujan telah lenyap.
Aku akan selalu merindu.
Rindu hujanku..

Minggu, 12 Januari 2014

Yang menunggu



Aku menunggu di sini
Sepi sendiri
Dengan rasa sedih di hati dan dengan beberapa sayatan hati di jari
Jujur kukatakan, memang telah ku sayat luka di jemari
tapi, mengapa rasa sakitnya tak sama seperti rasa perih menyayat yang terasa di hati
Sungguh, sebenarnya aku tak ingin terkurung dalam jurang cinta ini
Cinta yang membuat aku merana
Cinta yang membuat aku tersiksa
Tersiksa dalam amarah di jiwa
Sudah terlanjur kurasakan
Kepedihan di hati ini
Dan aku tak tahu, apakah suatu saat nanti kutemukan kebahagiaan di hidup ini
Kebahagiaan yang selama ini aku damba
Kebahagiaan yang selama ini aku rindu
Kebahagiaan yang selama ini aku ingin
Dalam sisa hati yang terpencar dari rumahnya

Sabtu, 11 Januari 2014

Menemukan



Telah lama aku nanti saat ini
Saat saat penuh kebahagiaan
Telah kulalui semua itu
Segala peluh dan penantian yang membosankan
Penantian akan sebuah cinta darimu
Penantian akan segala desah rindumu
Yang aku junjung menuju istana hatiku
Hutan yang kedinginan
Kini telah menemukan kehangatan
Awan yang telah lama suram
Kini telah menemukan cahayanya dibalik senyum pelangi
Dan hati ini, yang kian lama kian letih
Telah beranjak pergi dari keheningan yang meletihkan
Dan kini sedang mendengarkan kicau burung yang indah dalam damai.

Jalan Cinta


Jalan Cinta

Di bawah sinar bulan purnama

Ku salin lagi semua ingatan tentangmu

Tentang saat yang telah kulalui bersamamu

Satu jam yang telah kita lewati tadi

Dan setiap menitnya adalah setahun cinta

Jiwaku dan jiwamu terbang bebas di angkasa

Melewati samudera bintang yang menyapa di hadapanmu

Dalam hening malam ini

Kudengar bisik-bisik sayap cintamu dalam keheningan malam yang senyap

Di dalam rohmu

Ku injakkan kaki di depan sebuah istana

Istana cinta surgawi

Yang engkau ciptakan untuk kita

Disana kau tiupkan nafas kehidupan

Dan kau semaikan benih-benih cinta

Tuhan telah tunjukkan untuk kita

Sebuah jalan menuju kebahagiaan yang penuh halang rintang

Tapi Dia telah membimbing kita

Menuju sebuah jalan keabadian

Minggu, 24 November 2013

Kesunyian




Kesunyian



Angin menyenandungkan cahaya hati surga
Embun malam menjatuhkan air ke dalam kegelapan
Bangunkan aku tanpa gelapnya dilema
Semua tanpa bayangmu Aku bagai kesunyian

Selasa, 19 November 2013

Aku (ketika itu)


Aku
Memang hanya aku saat ini.
Seorang gadis, dengan penyesalan yang tiada henti.
Seorang gadis yang hanya bisa menangis, menyesal, dan berharap.
Tanpa pernah tahu apa semua akan bisa menjadi nyata.

Aku
Memang cuma aku.
Mungkin hanya aku juga yang tahu.
Seberapa besar penyesalan dan pengharapan ini.

Aku
Dengan perasaan yang aneh.
Berjuta perasaan timbul.
Tapi, tak ada kebahagiaan.
Hanya perasaan yang mungkin perlu di kaji ulang.
Perasaan yang perlu di pikir ulang.

Aku
Yang sedang berpikir dan berharap.
Berpikir cara untuk memperbaiki.
Dan berharap datangnya keajaiban.
Karna buatku,
Keajaiban itu nyata.

Aku
Yang sedang mencari kebahagiaan.
Yang sedang berusaha keluar dari keterpurukan.
Mencari dan terus mencari.
Berharap dan berdoa.

Aku memang mencari
Tapi tak tahu bagaimana cara mencari.
Aku memang masih terus mencari.
Tapi tak tahu dimana yang di cari.

Mencari tanpa tahu apa yang di cari.
Aku tersesat...

Mencoba.
Mencoba bahagia
Mencoba tapi gagal.
Aku terus mencoba.
Tetap tak berhasil.
Aku terpuruk...

Berusaha bangkit
Tetap,
Aku terjatuh..

Dari seorang sahabat



Masih ku ingat jelas
Saat kau hadir temani aku
Berbagi cerita, canda dan tawa berdua hingga tercipta satu kisah yang indah bersamamu
Hilangnya semua resahku karena adanya dirimu
Aku bahagia tinggal di hatimu.
Mengukir lembah cintamu dengan sungai yang mengalir dari telaga mataku
Menghiasi seluruh beranda hatimu dengan cintaku
Kau yang disana, rasakanlah rindu dalam hati yang tak kunjung berakhir

Kala menduga pagi itu, menyenandungkan hati, menyanyikan rindu.
Sepeninggal waktu aku masih disini, menanti waktu harap tak pasti.
Dan senyum ini takkan pergi.
Aku masih sadar, kalau mentari masih bersinar di pagi hari.
Kuharap kaupun tersenyum bila pagi menyapa hingga harimu kan terasa lebih indah.

- ini puisi dari seseorang di masa lalu. di bilang ini karya sastra buat aku. 
kamu sahabat akan tetap jadi sahabat. walau kamu tak lagi bersama. 
Semoga kamu selalu bahagia sahabat .. 

#Hai Beloved Bestfriend I'm Missing You Damn Much !!

Resensi Novel True Love

Judul : True Love                                             Penulis : Vivie Hardika Harga : Rp 26.500                          ...